PERCAYA


Apakah aku harus percaya, kau orang terpercaya?
Bagaimana ketika rasa percaya itu berulang kali dipertaruhkan?

Antara percaya dan apa yang harus dipercaya itu selalu bias.
Realita manusia adalah mempertahankan eksistensi.
Ia akan mempercayai sesuatu, maka disana ia menemukan gerak untuk percaya.
Dari sana ia menemukan cara untuk berada, lalu kapan ia dipercaya tidak menyakiti eksistensi orang lain?

One thought on “PERCAYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s