Ia menikah muda

Ia beranak saat belia

Ia mati muda

Menikah muda membuatnya tidak disukai di dalam keluarga besarnya, komitmen sucinya dijalani dalam kesederhanaan yang mandiri bersama kekasihnya

Membesarkan empat anak

Menanggung susah hingga ke tubir kesulitan

Menguras air mata, derita dan siksa

Kadang ditemukan air mata mengalir bersamaan dengan sobekan baju daster dibarengi tubuhnya di tanah, tak lagi lantai

Atau kadang tubuhnya menjadi titik tinju bahkan terakhir oleh sang sulung yang ingin mengambil kepala dari badannya

Deritanya bisa seperti seorang ibu usai menyiapkan puteranya ke sekolah pada subuh lalu dicegat parang di tengah jalan dan melatihnya menjadi pelari terhebat di muka bumi

Emasnya adalah sikap diamnya terhadap susah, bahkan tak ada satupun sedarah yang perlu mencampuri deritanya

Dia periang dan memiliki banyak teman

Bahkan teman sebelah rumahnya yang mendengar teriakannya, di malam akhir saat ia mulai berpulang

Selamat Ulang Tahun Meity…