GELAP BAGAI MUSIM INI


Kumulai dalam cerah

Kubahagia sangat waktu itu

Lalu kudapat langit beberapa hari ini sangat gelap

Sendu setiap kali kumelangkah keluar rumah

Seperti orang biasanya kupikir ini memang cuaca dunia

Tapi terjawab hari ini, masih dalam mendung, kusendu dalam diri

Gelap itu datang bagiku, mematikan rasa

Hujan turun sangat lebat dengan gemuruh seakan memberi pilihan

Kucinta tapi cara-cara ini terlalu sulit

Kuberharap ini satu dan terakhir, tapi air hujan pun tak sanggup membuat hatinya sendu dalam empati

Tuhan, terima kasih atas langitmu yang gelap

Kuatkan aku untuk langkah baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s