Kau adalah corong bersuara

Aku berada dalam simpang

Saat kuingin ke kiri, kudengar teriak bahwa ku harus ke kanan, begitu pula saat kuberada dalam keinginan ke kanan

Saat-saat kuingin mundur, kumengira aku sedang maju, karena aku mendengar suaramu di masa lampau yang kau lupa bahwa mundur tidaklah baik

Aku ada disimpang, menemukan suara masa lampau berbeda dengan kini, suara komitmen menjadi suara kegagalan sekarang

Aku bingung, ini semua untuk selamanya atau sesaat

Aku tidak hanya berada di simpang, aku akan berada di dalamnya dan akan menetap disanakah?