MACHU PICCHU: MELIHAT SISA PERDABAN SUKU INKA DI LEMBAH URUBAMBA


Mencapai situs Suku Inka Kuno di Lembah Urubamba, Machu Picchu menjadi daya tarik tersendiri bagi turis mancanegara. Tidak hanya karena mahalnya biaya menuju ke sana, satu dari tujuh keajaiban dunia baru ini harus dicapai dalam perjalanan yang panjang. Bagaimana panjangnya perjalanan dari Indonesia menuju Machu Picchu dan indahnya sisa-sisa peradaban Suku Inka di Peru ini?

Apa sih istimewanya tempat yang satu ini sampai menjadi destinasi impian banyak orang? Baru melihat fotonya aja udah banyak yang berdecak kagum dan meleleh hatinya. Apalagi kalau lihat langsung! Machu Picchu, situs peninggalan Kerajaan Inca di Peru Amerika Selatan ini memang menawarkan pemandangan yang begitu spektakuler. Tumpukan bebatuan yang merupakan sisa istana peristirahatan ini terhampar di atas lahan rumput di ketinggian 2.430 mdpl dengan latar belakang Puncak Wayna Picchu yang menjulang bak kerucut, dan di sekelilingnya berbaris punggung pegunungan yang sering dipeluk kabut.

Machu Picchu yang dalam Bahasa Quechua (bahasa penduduk asli) berarti Gunung Tua ini dibangun atas perintah Raja Inca saat itu Pachacutec sekitar tahun 1450. Sempat terabaikan selama 100 tahun karena pendudukan Spanyol. Machu Picchu menjadi terkenal di seluruh dunia setelah seorang ahli arkeologi Amerika, Hiram Bingham menemukan situs ini tahun 1911. Dan akhirnya ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO tahun 1983.

Semakin penasaran dengan Machu Picchu? Yuk balik ke atas dan klik video youtube perjalanan yang saya lakukan pada tahun 2014 ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s